Penyesalan Adnan/Indah di Angka 17-18: Kalau Ada Waktu Saya Beli
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menyesal banget bermain kurang sabar saat melawan ganda campuran China. Padahal tinggal sedikit lagi.
Bertanding di Istora GBK, pada Kamis (4/6/2026), Adnan/Indah sejatinya sukses mengimbangi unggulan pertama Indonesia Open Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dalam laga babak 16 besar.
Terbukti setelah mencuri gim kedua, Adnan/Indah mampu mengejar ketertinggalan dari 3-11, menyusul hingga kedudukan 17-18 di gim ketiga.
Tapi anak asuhan Rionny Mainaky itu gagal karena kurang sabar. Mereka akhirnya takluk dari Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dengan skor 14-21, 21-17, 18-21.
"Sangat disayangkan ya, kurang bisa mengontrol saat skor mepet. Seharusnya kami bisa main nothing tolose, tapi malah enggak bisa," kata Adnan seusai laga.
Dalam kesempatan yang sama, Indah juga menyatakan belum puas dengan pertandingan hari ini. Sebab, walau bisa menyusul mereka tetap kalah di Indonesia Open kali ini.
"Belum puas karena masih kalah. Kami sudah mencoba yang terbaik, memang karena kurang tenang saja sih. Kayak tadi 17-18 itu itu sedikit lagi, kurang tenang saja sih," ujarnya.
Kekalahan ini, kian memperpanjang hasil buruk Adnan/Indah dalam turnamen-turnamen bulutangkis internasional sejak terakhir menjuarai Thailand Masters akhir Januari lalu.
"Kalau penyesalan (kalah) enggak usah ditanya mah itu, pasti gede banget rasa menyesalnya," kata Adnan.
"Kalau ada waktu saya beli, enggak apa-apa deh tadi (kedudukan) 17-18," Indah menimpali.
Setelah Indonesia Open, Adnan/Indah dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia yang dimulai 17-23 Agustus mendatang.
"Evaluasinya buang-buang bolanya yang seharusnya tak mati. Terlalu banyak bola yang seharusnya masuk tapi kurang bisa... ya hal-hal kecil tapi itu yang memengaruhi banget,"


