Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Pemecatan Slot Dikritik, Liverpool Dinilai Terpengaruh Tekanan dari Luar

Eks bintang Belanda Jaap Stam mengkritik Liverpool karena memecat Arne Slot. Keputusan itu dianggap keliru karena the Reds dinilai terpengaruh tekanan dari luar.

Slot kehilangan kursi manajer Liverpool hanya semusim setelah mempersembahkan titel juara Liga Inggris. Florian Wirtz dkk terpuruk usai finis kelima di Premier League, bahkan berjarak 25 poin dari Arsenal, yang jadi kampiun.

Tak bisa dipungkiri bahwa kepergian manajer asal Belanda itu cukup mengejutkan, sekalipun ada desakan pemecatan Slot di sepanjang musim lalu. Slot sempat mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan jaminan dan dukungan dari bos-bos Liverpool untuk berlanjut.

Stam, yang pernah bermain untuk Manchester United, menilai Liverpool menangani pemecatan Arne Slot dengan buruk. Manajemen klub dituding tidak transparan kepada Slot.

"Well, tidak mengejutkan karena itu memungkinkan terjadi. Soalnya jika Anda mengikuti klub selama beberapa bulan terakhir dan mendengarkan semua yang sedang terjadi dan apa yang dikatakan, maka Anda bisa melihat bahwa (pemecatan) itu terjadi," ujar Stam dilansir HITC.

"Apa yang lebih mengejutkan adalah, dari kata-kata Arne sendiri, terdengar bahwa dia bertahan. Memang ada pembicaraan-pembicaraan, dan dia tampak mendapatkan kepercayaan dan keyakinan dari pemilik dan direksi klub bahwa dia akan lanjut untuk paling tidak semusim lagi."

"Apakah menurut saya itu dibenarkan? Tidak, saya kira tidak. Saya pikir Arne sudah melakukan pekerjaan yang fantastis di Liverpool. Masalahnya adalah sebuah klub itu dijalankan oleh orang-orang, dan petinggi-petinggi itu selalu sensitif pada pendapat dari luar."

"Ketika tekanannya terus membesar, ketika ada lebih banyak orang mulai bicara, dan ketika suporter pelan-pelan melawan si manajer, pemilik

Read more on sport.detik.com
DMCA