Pelatih Persib Keluhkan Jadwal Final Piala Presiden, Minim Waktu Istirahat!
Persib memastikan tiket ke partai puncak usai mengalahkan Persija Jakarta 2-1 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026). Dua hari kemudian, Maung Bandung sudah harus kembali bermain menghadapi Persebaya Surabaya pada final yang digelar Kamis (6/8/2026).
Menurut Igor, waktu pemulihan tersebut sangat singkat, terlebih Persib telah menjalani jadwal padat sejak fase grup. Pelatih asal Kroasia itu pun mengaku belum bisa memastikan komposisi pemain yang akan diturunkan pada laga final karena harus melihat kondisi fisik para pemain lebih dulu.
"Akhirnya, kami menang dan melangkah ke final, tapi jika ada yang bertanya siapa yang akan bermain di final? Saya tidak tahu. Saya berharap semua orang cukup sehat, begitu juga yang terjadi di laga semifinal lainnya," kata Igor, dikutip dari laman Persib.
Igor juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang menurutnya berdampak pada kondisi fisik pemain. Ia mengklaim bahwa menurut aturan FIFA, waktu pemulihan antarlaga idealnya memberi kesempatan pemain untuk beristirahat lebih lama.
"Jadi, dalam aturan FIFA, ada waktu istirahat minimal yang wajib yaitu 72 jam antar pertandingan. Jadi, itu wajib. Untuk melindungi kondisi fisik dan mental para pemain di seluruh dunia," ujar Igor, dikutip dari detikJabar.
Meski demikian, Igor menegaskan kritiknya bukan hanya ditujukan untuk kepentingan Persib. Ia menilai seluruh peserta semifinal menghadapi situasi yang sama sehingga semua pemain layak mendapat waktu pemulihan yang memadai.
"Jadi sekarang saya berbicara tentang para pemain Persib, saya berbicara tentang Persija, saya berbicara tentang Surabaya, saya berbicara tentang Arema. Jadi saya berbicara tentang semua pemain, karena merekalah yang harus tampil,"


