Pelatih Brighton Tantrum ke Arsenal, Hincapie: Sssttt!
Arsenal menjadi tim yang kerap dikritik banyak pihak walaupun mampu bertengger lama di puncak klasemen Liga Inggris. Piero Hincapie memberikan reaksinya di Instagram.
Arsenal berhasil mengalahkan Brighton & Hove Albion 1-0 di Stadion Amex, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Gol Meriam London dicetak oleh Bukayo Saka.
Pasukan Mikel Arteta itu sebetulnya menang dengan bermain buruk. Arsenal terus ditekan sejak awal sampai akhir laga.
Manajer Brighton, Fabian Hurzeler, sampai mengklaim bahwa Arsenal tidak niat bermain. Belum lagi menyoal Saka cs terlalu sering mengulur-ulur waktu.
Saking kesalnya, Hurzeler sempat meneriaki Hincapie yang sedang mengambil bola untuk melakukan lemparan. Bek Arsenal itu beraksi dengan meletakkan jari telunjuk ke bibir, yang mengindikasikan menyuruh juru taktik asal Jerman itu untuk diam.
Hincapie melanjutkan reaksinya di media sosial. Pemain asal Ekuador itu mengunggah foto pribadi dalam laga melawan Brighton dengan memberikan caption +3 yang disertai emoji wajah beserta jari menempel di bibir.
[Gambas:Instagram]
Opta mengeluarkan catatan terkait keluhan Brighton. Arsenal menghabiskan rata-rata 31,4 detik untuk mengembalikan bola ke permainan dari tendangan sudut, tendangan gawang, lemparan ke dalam, dan tendangan bebas tadi melawan Brighton. Terdapat 195 pertandingan sebuah tim membutuhkan waktu lebih lama dari ini dalam pertandingan Premier League pada musim 2025-2026.
Catatan Arsenal tersebut masih di bawah kebiasaan Brighton mengulur waktu. Saat melawan Manchester City pada Agustus, Brighton rata-rata membutuhkan 38,7 detik untuk memulai kembali pertandingan, penundaan, 33,7 detik melawan Chelsea pada September, dan 33,2 detik melawan Brentford bulan lalu.
Menurut Opta, terdapat banyak


