Olahraga Selam Indonesia Ingin Lebih Dikenal di Dunia
Olahraga selam memang bukan primadona di Indonesia. Tapi, itu tidak menutup upaya sejumlah pihak untuk membuat olahraga itu lebih terkenal di Tanah Air dan mancanegara.
Diving sudah jadi bagian yang tidak terpisahkan dari olahraga Indonesia. Bahkan sudah ada federasi yang menaungi yakni Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia atau biasa disebut POSSI.
Tapi, diving atau selam bukan cuma soal adu siapa yang terbaik, tapi juga mengenal potensi kekayaan sumber daya alam bawah laut Indonesia. Itulah mengapa diadakan acara Diving, Resort, and Travel (DRT) Show 2026.
Acara tersebut berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Hall 10, 17-19 April. Menurut Asisten Deputi Mancanegara 1 Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata, Dedi Ahmad Kurnia mengatakan, olahraga menyelam akan meningkatkan subsektor wisata bahari.
Indonesia sendiri memegang posisi strategis sebagai bagian dari segitiga terumbu karang dunia (Golden Triangle) bersama Filipina dan wilayah Pasifik.
"Ini bisa menjadi langkah pertama untuk perdagangan atau bahkan investasi ke depannya. Namun, investasi tersebut harus berdampak pada kesejahteraan rakyat dan pelestarian lingkungan," kata Dedi dalam jumpa pers di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (18/4).
Meski termasuk dalam olahraga dan wisata petualangan (adventure) yang ekstrim, menyelam tetap mengajarkan nilai-nilai yang sangat penting sehingga aspek keberlanjutan tetap terjaga.
"Pariwisata adalah salah satu cara untuk melestarikan lingkungan. Intinya, ada keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian alam. Itu yang paling penting," kata Dedi.
Sementara itu pendiri sekaligus CEO LX Development Group, Jason Chong menegaskan, kesehatan laut adalah fondasi masa depan industri selam.
"Edukasi tidak


