MU Harus Bayar Segini Jika Pecat Carrick
Manchester United harus berpikir masak-masak jika ingin memecat Michael Carrick. Sebab, Setan Merah harus mengeluarkan kompensasi cukup besar.
Masa depan Carrick kini dalam bahaya setelah start buruk MU musim ini. Mereka sudah puasa kemenangan di delapan laga terakhir, termasuk dua kekalahan beruntun dari Como dan Bournemouth.
Ditambah lagi suasana ruang ganti tidak lagi harmonis karena ada beberapa pemain senior yang tidak lagi suka dilatih Carrick. Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez ditenggarai sebagai biang keladinya.
Oleh karenanya, mulai muncul beberapa nama calon pengganti Carrick seperti Julian Nagelsmann, Antonio Conte, dan Eddie Howe. Tapi, manajemen MU bisa jadi tidak mau buru-buru untuk menentukan nasib Carrick.
Terbukti Carrick masih memimpin sesi latihan di Carrington, Selasa (27/10/2026) pagi waktu setempat, setelah kemarin bertemu dengan Direktur Olahraga Jason Wilcox.
Menurut The Athletic, faktor finansial jadi alasan mengapa MU belum juga memutuskan nasib Carrick. Mengingat Carrick baru menjalani empat bulan dari masa kontrak dua tahun yang diteken musim panas lalu, MU harus memberikan pesangon cukup besar jika memecatnya.
Dengan gaji sebesar 5-6,5 juta paun per tahun atau sekitar Rp 156 miliar, Carrick akan menerima pesangon setidaknya 7,2 juta paun, paling banyak 8,8 juta paun (Rp 212 miliar).
Itu belum termasuk pesangon untuk staf kepelatihan Carrick. Sementara MU sudah mengeluarkan hampir 100 juta paun untuk pemecatan manajer sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013.
Rata-rata MU mengeluarkan setidaknya 7 juta paun untuk pemecatan manajer. Mengingat Howe sebagai salah satu incaran punya klausul 3 juta paun yang harus dibayarkan ke Newcastle United, MU bisa jadi bakal berpikir ulang untuk memecat


