MU Bisanya 'Seharusnya Begini, Seharusnya Begitu'
Manchester United terus-menerus mendapatkan titik rendah barunya. Seusai kekalahan dari Chelsea, nada-nada penyesalan terdengar dari Setan Merah.
Manchester United takluk 0-2 saat tandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026) malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris. Gol cepat Morgan Rogers di babak kedua disusul penalti Cole Palmer membenamkan MU ke titik rendah barunya.
Itu kekalahan ketiga beruntun yang ditelan MU di semua ajang dan berarti laga kesembilan yang gagal dimenangi. Terakhir kali MU merasakan kemenangan adalah pada 11 September saat mengalahkan Sabah FK di Liga Champions.
Di Premier League, itu berarti tujuh pertandingan berturut-turut yang gagal dimenangi. MU pun menuju ke dasar klasemen lebih cepat dari semut-semut mengerubungi remah-remah makanan.
Manajer MU Michael Carrick menilai timnya sebenarnya sempat tampil kompetitif dan bisa bersaing dengan Chelsea. Tapi kegagalan memaksimalkan momentum di babak pertama, lalu kelengahan selepas turun minum, juga kartu merah di babak kedua bikin situasi runyam.
"Kami tidak menunjukkan diri dan tidak bergegas di babak kedua. Saat jeda, kami sebenarnya bisa dan seharusnya unggul. Semuanya sempat berjalan positif seperti yang kami harapkan," ungkap Carrick kepada TNT Sports dikutip BBC.
"Kami sebenarnya bisa membuat peluang lebih banyak. Kami tampak bagus namun kemudian semuanya jadi berantakan di babak kedua."
"Sebuah cara buruk untuk kebobolan, penalti, lalu kami benar-benar dalam situasi yang sulit. Keadaan pun berbalik drastis."


