Mourinho Sebut Istirahat itu Kelemahan, Sindir Guardiola?
Jose Mourinho tidak akan pernah berhenti melatih. Mourinho seakan menyindir rivalnya, Pep Guardiola, yang memutuskan istirahat lagi dari melatih.
Sejak merintis karier sebagai pelatih pada 2000, Mourinho sudah menangani berbagai tim top di penjuru Eropa. Mourinho pernah menangani Benfica, Porto, Chelsea, Inter Milan, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, dan kini menjalani periode keduanya di Real Madrid.
Tak bisa dipungkiri, rivalitas terpanas di dalam karier Mourinho dengan melawan Guardiola. Ketika itu, Mourinho membesut Madrid di periode pertamanya, sedangkan Guardiola menakhodai Barcelona.
Pep Guardiola saat ini "cuti" melatih setelah menghabiskan 10 musim yang sukses dengan Manchester City. Jose Mourinho tak tertarik mengikuti jejak Guardiola karena, bagi dia, rehat itu kelemahan.
"Beberapa orang memang butuh istirahat," kata pelatih top Portugal ini dalam program dokumenter Netflix "Mourinho".
"Bagi saya, istirahat itu merupakan sebuah tanda kelemahan, sesuatu yang saya benci. Saya benci kata itu. Jadi jangan bicara kepada saya tentang hal itu lagi," lanjut entrenador berusia 63 tahun itu.
Mourinho menegaskan bahwa dunianya adalah "berada di stadion-stadion dengan 50.000 - 90.000 fans. Saya ingin memenangi lebih banyak titel juara," kata dia dikutip Sport1.
Jose Mourinho tercatat telah memenangi total 26 piala di sepanjang kariernya. Mourinho memenangi 8 gelar liga dengan Porto, Inter (2), Chelsea (3), dan Madrid (1) serta dua titel Liga Champions masing-masing bersama Porto dan Inter.


