Mick Doohan: Masih Terlalu Dini Bahas Peluang Juara MotoGP 2026
Aprilia mendominasi tiga seri awal MotoGP 2026. Meski demikian, peta persaingan juara dunia MotoGP musim ini dinilai masih terlalu dini untuk disimpulkan.
Di MotoGP Thailand, MotoGP Brasil, dan MotoGP Amerika Serikat, Aprilia menyapu bersih kemenangan di main race. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, menyapu bersih podium tertinggi di ketiga seri pembuka tersebut.
Sementara itu, Ducati justru belum berhasil memenangi satu balapan pun. Pencapaian terbaik pabrikan Borgo Panigale tersebut hanyalah finis di tempat ketiga melalui rider VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, saat berlaga di MotoGP Brasil.
Di klasemen MotoGP 2026, Bezzecchi kokoh di posisi teratas dengan raihan 81 poin. Italiano tersebut unggul 36 poin dari rider utama Ducati, Marc Marquez, yang membuntuti di posisi kedua.
Juara dunia kelas utama lima kali, Mick Doohan, menilai bahwa persaingan juara musim ini masih sangat dinamis. Apalagi, tur Eropa baru akan dimulai pada seri keempat, yakni MotoGP Spanyol yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 April 2026 mendatang.
"Saya rasa masih terlalu dini untuk membicarakan musim ini. Ada sesuatu yang tidak berubah dalam beberapa dekade terakhir: balapan pertama, kedua, atau ketiga... Anda mulai sedikit memahami apa yang sedang terjadi, tetapi kita akan lihat saat kita kembali ke Eropa, dan kita akan segera kembali ke Eropa. Kita akan lihat apa yang terjadi," kata Doohan dalam wawancaranya dengan Marca.
"Apa yang tidak saya mengerti adalah Ducati. Saya tidak yakin apakah Aprilia yang mengambil langkah maju yang besar atau Ducati yang kehilangan keunggulan. Dan mengapa mereka kehilangan keunggulan? Namun sepertinya motor tim satelit VR46 tampil lebih baik daripada motor pabrikan Ducati. Jika memang demikian, siapa yang


