Menuju Asian Games 2026, Ketum KOI Tekankan Kolaborasi
Jelang Asian Games 2026, dukungan untuk 432 atlet Indonesia terus mengalir. Momentum ini jadi pengingat bahwa jalan menuju podium adalah hasil kolaborasi.
Hal itu ditegaskan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, yang menekankan pentingnya keberlanjutan dukungan bagi atlet.
"Perjalanan menuju podium tidak pernah dibangun dalam waktu singkat. Atlet membutuhkan dukungan yang konsisten, mulai dari proses persiapan hingga saat mereka bertanding membawa Merah Putih," ujar Okto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).
Bagi Okto, kolaborasi antara pemerintah, federasi, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci membangun ekosistem olahraga yang kuat.
"Ketika dunia usaha, federasi, pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, kita tidak hanya berbicara tentang medali, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi atlet serta olahraga Indonesia," tambahnya.
Ia lantas mengapresiasi semua pihak yang terus hadir mendampingi perjuangan atlet sejak Olimpiade Paris 2024, SEA Games 2025, hingga Asian Games nanti.
Hal senada disampaikan Direktur PT Tim Indonesia Emas, Richard Sam Bera. Ia menilai konsistensi dukungan menjadi bahan bakar penting bagi mental atlet.
Richard menyebut Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sebagai panggung pembuktian dari proses panjang yang sudah dijalani.
"Para atlet sudah bekerja keras dalam persiapan mereka. Sekarang saatnya kita memberikan dukungan penuh agar mereka bisa bertanding dengan percaya diri dan membawa semangat Merah Putih," ujarnya.
Atlet panjat tebing Veddriq Leonardo berterima kasih atas dukungan masyarakat hingga pihak swasta


