Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Menlu AS Serukan Banding Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, bicara soal kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026. Ia menyerukan harus dibanding.

Kemenangan 2-0 AS atas Bosnia di babak 32 besar harus dibayar mahal dengan kartu merah Balogun. Penyerang tajam The Stars and Stripes itu dikartu merah pada meit ke-64 karena melanggar keras Tarik Muharemovic di San Francisco Bay Arena, Kamis (2/6) pagi WIB.

Dikartu merah Balogun jelas jadi kerugian besar AS di babak 16 besar nanti. Sebab, penyerang 25 tahun itu sudah membuat 3 gol di Piala Dunia 2026, menjadi top skor sementara skuad Mauricio Pochettino.

Kartu merah itu kini sampai dikomentari pejabat AS. Marco Rubio, Menlu AS, menyatakan hukuman itu merugikan dan harus dibanding.

"Itu luar biasa. Mereka dirugikan karena kartu merah itu. Harus ada proses banding untuk hal itu," kata Marco Rubio, melansir Yahoo! Sport.

Kartu merah itu bakal membuat Balogun absen di pertandingan berikutnya. Namun melansir ESPN, tak menutup kemungkinan sanksi Balogun bisa bertambah, seperti yang dialami pemain Qatar, Assim Madibo. Madibo ditambah sanksinya jadi larangan bermain di 5 laga usai bikin pemain Kanada, Ismael Kone, cedera parah di Piala Dunia 2026.

Meski begitu, belum ada laporan apakah sanksi Balogun akan ditinjau ulang. Selain itu, sumber FIFA menyebut takkan ada ruang banding untuk pelanggaran seperti yang dilakukan Balogun.

Sebab, Folarin Balogun dikartu merah usai dicek VAR dalam laga melawan Bosnia. VAR dianggap sudah jadi pembanding pertama karena mengecek ulang pelanggaran sang pemain.

Read more on sport.detik.com
DMCA