Men's World Tennis Championship: Rafalentino/Ethan Gagal Juara
Pupus sudah harapan Indonesia berjaya di Men's World Tennis Championship 2026. Ini setelah Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp kalah di final.
Pada pertandingan puncak ganda putra Seri IV ITF World Tennis Tour M-1 di Lapangan A, Bali Beach Country, Nusa Dua, Sabtu (5/9/2026), Rafalentino/Ethan harus mengakui ketangguhan Alexander Chang/Pablo Perez Ramos.
Di set pertama, Rafalentino/Ethan mengalami kesulitan mengimbangi permainan Alexander/Pablo. Petenis Amerika Serikat/Spanyol itu langsung menyerang lewat servis voli sebelum menang 6-3.
Memasuki set kedua, ganda tuan rumah yang sempat menyingkirkan unggulan pertma Isaac Becroft/Reece Falck bisa bangkit untu memberikan perlawanan hingga game ke-10 untuk membuat skor sama kuat 5-5.
Namun, keunggulan pengalaman dari Alexander/Pablo dalam hal mematahkan servis lawan membuat mereka menang 7-5 dalam tempo 1 jam 11 menit untuk keluar sebagai juara.
Meski menang, Pablo memuji permainan dari Rafalentino dan Ethan yang nyaris membuatnya kesulitan diset kedua.
"Kami bersyukur bisa menang karena lawan (Rafalentino dan Ethan) tampil luar biasa sehingga menyulitkan kami," ujar Pablo dalam rilis kepada detikSport.
Sementara Alexander Kekompakkan dan komunikasi yang baik dengan partnernya membuahkan hasil gelar juara untuk yang kedua kali pada ajang M-15. Pada seri pertama, dia bersama Tanapat Nirundorn jadi juara di sektor yang sama.
Rafalentino/Ethan memang gagal juara, tapi pencapaian mereka diapresiasi Ketua Umum PP. Pelti periode 2018-2022 Rildo Ananda Anwar.
"Hadirnya talenta-talenta petenis muda merah putih seperti Rafalentino Ali Da Costa dan Ethan David Zapp di sektor putra serta Janice Tjen merupakan sebuah karunia sekaligus tantangan tersendiri dalam pembinaan tenis di


