Memang Sebaiknya Jangan Pernah Provokasi Messi di Lapangan
Penyebab kekalahan Inggris dari Argentina salah satunya dinilai karena Lionel Messi diprovokasi. Eks pemain Real Madrid pernah memberi peringatan serupa.
Inggris dikalahkan Argentina 1-2 di semifinal Piala Dunia 2026. Albiceleste comeback berkat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez, yang dua-duanya dikreasikan Messi.
Di laga itu, Messi tampil apik di babak kedua. Khususnya sejak Inggris sempat unggul 1-0 lewat gol Anthony Gordon.
Messi, yang menjadi motor serangan Argentina, juga sempat mendapat banyak serangan di lapangan. Dari mulai tekel hingga adu argumen, salah satunya dengan Jude Bellingham di babak pertama.
Usai Inggris kalah, banyak yang kemudian menyalahkan Bellingham karena dianggap menyenggol amarah Lionel Messi. Hal itu rupanya bukan tanpa sebab.
Eks bek Real Madrid, Marcelo, pernah mengingatkan hal serupa. Dalam sebuah podcast, mantan bek kiri Los Blancos itu menyarankan agar membiarkan Messi di lapangan.
"Messi tidak banyak bicara selama pertandingan, dan saya berusaha tidak berbicara dengannya karena dia sedang diam," katanya dalam Charla Podcast.
"Kami selalu berpendapat bahwa sebaiknya kami membiarkannya begitu saja. Karena jika kami memutuskan mengganggunya, kami akan memancing emosinya dan dia pun akan marah, dan jika dia marah, dia akan semakin sulit dikendalikan," kata eks pemain asal Brasil itu.
Nasihat Marcelo soal Messi mungkin ada benarnya. Membangkitkan amarah The GOAT di lapangan justru bakal bikin rugi sendiri.
Dan Inggris apes harus menyaksikan bagaimana liarnya Lionel Messi yang marah, yang kemudian mampu membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026.


