Mau Temani Istri Lahiran Saat Piala Dunia, Doku Dikritik
Doku belum lama ini menyatakan keinginannya untuk menemani istrinya, Shireen, melahirkan anak pertamanya. Hari perkiraan lahir (HPL) anak Doku jatuh di pekan kedua bulan Juli.
Itu bersamaan dengan digelarnya fase perempatfinal Piala Dunia 2026. Doku rupanya sudah meminta izin ke pelatih Rudi Garcia dan Federasi Sepakbola Belgia untuk izin terbang ke Manchester, Inggris, apabila negaranya masih bertahan.
Menurut Doku, kelahiran anak pertama adalah sesuatu yang penting dan tidak bisa ditinggal.
"Ini anak pertama saya, jadi saya tentunya ingin ada di sana," ujar Doku seperti dikutip Reuter.
"Jika Anda bertanya apa mau saya, jelas tidak ada satupun orang yang ingin melewatkan kelahiran anak pertamanya. Tapi, saya juga tahu banyak pertimbangan yang harus dipikirkan di sepakbola. Saya tahu federasi mendukung penuh pemain dan memahami situasinya. Kita lihat seperti apa nanti," sambungnya.
Rencana Doku untuk meninggalkan tim ini malah membuat kesal media-media Prancis dan Belgia. Salah satunya presenter L'Equope France Pierron yang menyebut rencana Doku sebagai momen menjijikkan.
Sebab Doku dianggap tidak profesional karena mementingkan urusan pribadi ketimbang negara.
"Ayah itu tidak punya peran apa-apa saat melahirkan. Anda bukan yang memotong tali pusar; Anda tidak bisa melewatkan Piala Dunia begitu saja" ujar Pierron.
Ucapan Pierron itu lantas dibalas oleh eks petinju Prancis yang jadi bintang tamu di acara L'Equipe.
"Bayi itu ada sepanjang hidup. Sementara Piala Dunia selesai ketika memang sudah selesai."
(mrp/raw)


