Marc Marquez Sadar, Tak Bisa Terus Serang Rider Lain Sepanjang Race
Marc Marquez tak meraih hasil maksimal di MotoGP Inggris. Baby Alien sadar sudah tak bisa terus-terusan menyerang rider lain.
Di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada akhir pekan lalu, Marc Marquez finis ketujuh saat main race. Sementara di sprint race, pebalap berusia 33 tahun itu menempati posisi kesembilan.
Sempat bersaing di baris terdepan, Marc Marquez kemudian mulai tertinggal. Saat finis, Marc Marquez berjarak 9,550 detik dari Raul Fernandez yang menjadi pemenang main race.
Marc Marquez mengaku beberapa kali berisiko jatuh di tengah balapan MotoGP Inggris. Kondisi lengan kanan rider asal Spanyol itu juga tak maksimal.
Sepanjang kariernya sebagai pebalap, Marc Marquez beberapa kali mengalami masalah lengan kanan. Bahkan, dia sempat absen lama pada musim 2020 sampai awal musim 2021 untuk memulihkan lengan kanannya.
"Anda tidak bisa menyerang di setiap lap. Saya mengerti," kata Marc Marquez seperti dikabarkan oleh Marca.
"Ketika tubuh bagian bawah Anda tidak terasa nyaman... itu lebih mudah. Namun ketika tubuh bagian atas yang tidak merasa nyaman, hal terkecil sekalipun bisa membatasi Anda. Itu membatasi Anda karena posisi tubuh Anda tidak lagi berada di posisi yang benar," tambahnya.
MotoGP akan lanjut lagi pada 31 Agustus 2026. Mampukah Marc Marquez meraih hasil terbaik saat MotoGP Aragon dipentaskan?


