Marc Marquez Disebut di Puncak Karier, Bahasan Cedera Tak Lagi Relevan
Marc Marquez seperti menjawab keraguan soal kondisi fisiknya dengan hasil di lintasan. Rider Ducati itu menyapu bersih MotoGP San Marino 2026 dengan meraih 37 poin dari maksimal 37 poin. Ia pun disebut sedang berada di puncak karier.
Marc memenangi Sprint dan balapan utama di Misano. Tambahan tersebut membuat koleksi poinnya menjadi 274, sama dengan Jorge Martin. Namun, Marc berhak memimpin klasemen karena unggul jumlah kemenangan balapan utama, 5-1.
Performa itu sekaligus menegaskan kebangkitan Marc. Tujuh seri sebelumnya, ia masih tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen. Kini, Marc justru berada di puncak dengan tujuh seri tersisa. Jika akhirnya menjadi juara dunia, comeback dari defisit 102 poin itu akan menjadi yang terbesar dalam sejarah MotoGP.
Mantan juara dunia 500cc, Alex Criville, menilai performa Marc saat ini sangat istimewa. Criville juga menilai pembahasan mengenai cedera Marc kini mulai tertutup oleh hasil yang diraih sang rider.
"Comeback Marc luar biasa. Lihat saja, dia memimpin Kejuaraan Dunia. Sulit dipercaya, sesuatu yang bahkan tidak terbayangkan dalam mimpi," kata Criville dalam program Duralavita.
"Saya rasa Marc sudah lelah orang-orang membicarakan cederanya. Dia sudah bekerja keras," ujarnya.
Menurut Criville, Marc mampu mengompensasi keterbatasan fisiknya dengan kekuatan tubuh dan cara mengendarai motor. Yang paling penting, kata dia, adalah kondisi mental Marc.
"Dia tahu ada keterbatasan, tetapi dia mengompensasinya dengan tubuhnya, dengan core, dengan apa pun yang diperlukan. Dan secara mental dia sedang luar biasa."
Criville bahkan menyebut Marc sedang berada di momen terbaik dalam karier. "Dia berada di puncak kariernya. Secara psikologis dia sempurna, yang sangat penting. Secara fisik,


