Malvinas Bikin Argentina dan Inggris Panas, Juga Punya Timnas Sendiri
Argentina dan Inggris kembali panas soal Kepulauan Falkland atau Malvinas di Piala Dunia 2026. Wilayah itu juga punya tim sepakbola, berikut profilnya.
Laga Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 membangkitkan isu Falkland antarnegara tersebut. Kepulauan yang jadi sengketa di masa lampau itu kembali dibahas.
Usai Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) dini hari WIB, pemain Tim Tango membentangkan spanduk bertulis 'Malvinas Milik Argentina'. Spanduk bernuansa politik itu dikecam banyak fans Inggris.
Malvinas atau Falkland jadi rebutan Argentina dan Inggris sejak abad ke-19, terakhir kedua negara berperang pada 1982. Selama 74 hari, ratusan tentara dari kedua negara jadi korban, termasuk beberapa warga sipil. Argentina kalah dalam perang tersebut.
Dalam referendum pada 2013, warga Falkland memilih tetap menjadi bagian dari Inggris Raya. Meski begitu, Argentina tak mengakuinya, sehingga isu sengketanya masih berlanjut sampai hari ini.
Inggris mendesak Argentina disanksi FIFA karena membawa isu politik ke lapangan hijau. Tak ayal, isu Malvinas atau Kepulauan Falkland kembali bikin panas kedua negara.
Dari konteks sepakbola, Falkand juga punya tim sepakbola. Timnas Falkland biasa bermain di Island Games, yang diorganisir Liga Sepakbola Kepulauan Falkland.
Timnas Falkland dilatih Daniel Biggs sejak tahun lalu. Biggs adalah mantan guru jasmani dan pemilik bisnis taman bermain. Meski begitu, ia punya pengalaman membela Timnas Falkland di ajang Island Games.
Sejak 2001, Timnas Falkand aktif berlaga di sana. Terakhir mereka bermain pada 2023, dan kalah dari Aaland, tim wilayah otonomi Finlandia.
Timnas Falkand tidak bisa menjadi anggota anggota FIFA. Mereka juga tak bisa masuk CONMEBOL,


