Madrid Jangan Lagi Lakoni Playoff, Ditargetkan Finis 4 Besar di Fase Liga
Real Madrid selama ini kesulitan di fase awal Liga Champions. Madrid kini dituntut untuk menghindari laga playoff dengan menyudahi di ranking empat besar.
Sejak Liga Champions menerapkan format baru pada dua musim lalu, Los Blancos finis kesebelas dan kesembilan di fase liga. Madrid harus melakoni playoff babak 16 besar dan pada prosesnya sukses menyingkirkan Manchester City (agregat 6-3) di 2024/2025 dan Benfica (agregat 3-1) di 2025/2026, meski akhirnya sama-sama terhenti di perempatfinal.
Di Liga Champions 2026/2027, Madrid akan mengawali kompetisi dengan menghadapi Inter Milan, Arsenal, PSV Eindhoven, AS Roma, RB Leipzig, Shakhtar Donetsk, LASK, dan AEK Athens. Di atas kertas, lawan setara El Real hanyalah dua tim yang disebut pertama.
Tim-tim peserta kini tinggal menunggu jadwal fase liga Liga Champions yang baru akan dirilis besok (29/8). Direktur Madrid Emilio Butragueno mewanti-wanti Kylian Mbappe dkk untuk memaksimalkan laga-laga awal, sekaligus lolos langsung ke knockout.
"Kami bersaing dengan antusiasme yang sangat besar, seperti biasanya," ujar Butragueno kepada Real Madrid TV. "Format ini secara khusus menuntut, karena tidak seperti yang dulu, sekarang Anda bersaing melawan semua tim."
"Hal ini memaksa Anda untuk memperlakukan setiap pertandingan layaknya sebuah final karena tujuannya adalah finis kedelapan, dan idealnya di antara empat besar, yang mana akan memberi kami keuntungan kandang sampai akhir."
"Ini harus jadi tujuan kami, dan jika memungkinkan, menghindari berlaga di playoff fase gugur, yang akan membuat jadwal semakin padat karena melibatkan dua laga yang sangat intens dengan risiko tersingkir di kompetisi," dia melanjutkan.
"Sangat penting untuk mulai mengumpulkan poin-poin di laga-laga pertama


