Liverpool Kerap Melempem Usai Main di Liga Champions
Usai menang telak atas Galatasaray di Liga Champions, Liverpool justru kalah dari Brighton & Hove Albion. Liverpool musim ini sering kesulitan setelah main di tengah pekan.
Liverpool tumbang dalam lawatannya ke markas Brighton dalam lanjutan Premier League. Bertanding di Amex Stadium, Sabtu (21/3/2026) malam WIB, The Reds kalah 1-2.
Itu jadi kekalahan ke-10 Liverpool di Premier League musim ini. Padahal sebelum melawan Brighton, pasukan Arne Slot itu membukukan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Galatasaray di leg kedua 16 besar Liga Champions.
Faktanya, Liverpool memang sering kalah setelah main di Liga Champions pada tengah pekan. Dari 10 pertandingan di Premier League yang dimainkan setelah Liga Champions, Liverpool kalah lima kali (W4 D1).
Eks kapten Liverpool Steven Gerrard menilai mantan klubnya itu tidak punya skuad yang cukup dalam untuk mengatasi persoalan tersebut. Apalagi Liverpool juga tengah dihantam badai cedera.
"Kita sudah melihatnya beberapa kali musim ini di mana mereka berusaha keras, tampil bagus banget di Liga Champions," ujar Gerrard di TNT Sports.
"Dan semua emosi serta energi dan intensitas yang harus Anda kerahkan di laga-laga itu untuk menang atau dapat hasil, itu berdampak besar ke mereka di akhir pekan."
"Mereka tidak punya opsi di skuad atau bangku cadangan untuk melakukan sejumlah perubahan yang mendatangkan energi atau kualitas ke dalam tim agar tampil di level ang sama dengan di tengah pekan."
"Dia (Slot) harus memasang banyak pemain yang sama hari ini, dia melakukan dua perubahan yang terpaksa. Tapi manajer ingin mempertahankan perubahan tersebut, dibandingkan melakukan perubahan untuk energi dan itu jadi bumerang hari ini," katanya.


