Liverpool Bikin Jordi Alba Alami Titik Terendah di Dalam Kariernya
Di balik segudang suksesnya bersama Barcelona, Jordi Alba pernah mengalami keterpurukan berat. Adalah kekalahan Barca di markas Liverpool tujuh tahun lalu.
Jordi Alba telah pensiun setelah meninggalkan Inter Miami pada musim panas tahun lalu. Selama hampir dua dekade berkarier di level klub, Alba paling sukses saat memperkuat Barca pada 2012-2023.
Sebanyak 17 trofi dimenangi mantan pemain Spanyol itu selama 11 musim. Di antara gelar-gelar utama yang diperoleh Alba meraih enam medali juara LaLiga, lima Copa del Rey, tapi hanya sekali juara Liga Champions pada 2024-25.
Peluang bagus Barcelona datang empat musim selanjutnya saat mencapai semifinal. Menghadapi Liverpool, Jordi Alba dkk satu kaki di final setelah menang 3-0 di Camp Nou. Akan tetapi, Barca akhirnya tersingkir secara menyakitkan usai tumbang 0-4 di Anfield.
Alba mengakui, dirinya mengalami kekecewaan mendalam sampai-sampai mengurung diri di rumah. Menurut dia, seandainya sukses mengalahkan Liverpool, Barca akan mampu menambah titel Liga Champions.
"Malam terburukku adalah malam di Liverpool," ucap Alba dalam siniar El Camino de Mario. "Foto yang mereka muat... Aku bukannya menangis di paruh babak; aku merasa tidak sehat ketika itu."
"Aku membuat kesalahan di gol pertama mereka. Kami kan unggul 3-0 di leg pertama... pertandingannya seharusnya tidak bisa lepas dari genggaman kami. Aku yakin jika kami mencapai final, kami akan memenangi Liga Champions itu."
"Setelah tersingkir di Liverpool, butuh waktu lama bagiku bisa keluar rumah. Saat itu adalah waktu yang sangat berat untuk klub dan untukku," Jordi Alba menambahkan.


