Kongo Andalkan Arthur Masuaku dan Noah Sadiki untuk Redam Portugal
Matchday pertama Grup K Piala Dunia menghadirkan duel Portugal vs Kongo. Pertandingan dijadwalkan Kamis (18/6/2026) dini hari WIB di Stadion Houston.
Di atas kertas Portugal menjadi unggulan di laga ini. Seleccao das Quinas datang ke Piala Dunia sebagai salah satu kandidat juara, serta tak terkalahkan dalam 5 laga terakhir.
Kendati demikian, Kongo tak bisa dianggap sebelah mata. Wakil Afrika ini mampu menahan imbang Denmark tanpa gol dalam laga uji coba sebelum Piala Dunia berlangsung.
Arthur Masuaku dan Noah Sadiki ikut bermain saat Kongo mengimbangi Denmark. Kombinasi pemain senior dan junior Timnas Kongo ini jadi pilar pertahanan kokoh tim.
Masuaku berstatus pemain veteran Kongo dan sudah menorehkan 44 caps. Musim lalu dia dipinjamkan Sunderland ke klub Prancis RC Lens dan berhasil merengkuh titel Coupe de France.
Kekuatan Masuaku terlihat dalam penguasaan bola dan akurasi operan yang solid. Pemain berusia 32 tahun itu juga piawai menghentikan pergerakan sayap tim lawan.
Sementara itu, Noah Sadiki menjadi salah satu penggawa muda potensial Kongo. Gelandang jangkar berusia 21 tahun ini jadi tulang punggung Sunderland yang sukses finis di posisi ketujuh Premier League, sekaligus mengamankan tiket ke Liga Europa.
Sadiki kerap bermain sangat dalam guna memutus jalur sirkulasi bola lawan, serta memberikan pressing ketat. Pemain yang punya 20 caps bersama Kongo ini jadi filter pertama mencegah Portugal masuk ke area pertahanan.
Kongo dikenal punya pertahanan kokoh dengan rata-rata kebobolan 0,56 gol per pertandingan. Masuaku dan Sadiki wajib tampil total tanpa celah apabila mau membawa Kongo mencuri poin dari Portugal.
(bay/yna)


