Kolaborasi Jadi Kunci untuk Dongkrak Prestasi Atlet Jakarta
Atlet-atlet DKI Jakarta ditargetkan meraih prestasi di level nasional maupun internasional. Untuk mewujudkan itu, butuh sinergi banyak pihak, terutama pemerintah.
Untuk mengawal itu, KONI DKI Jakarta menggelar gathering di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Kamis (8/10/2026). Gathering bernuansa kolaboratif itu dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani, Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, jajaran pimpinan pemprov serta perusahaan daerah (BUMD).
Pramono menegaskan bahwa Jakarta tidak sekadar hadir sebagai pendukung, melainkan membawa misi besar untuk merebut kembali takhta tertinggi olahraga nasional.
"Jakarta tidak sekadar siap mengambil peran sebagai daerah penyangga dalam penyelenggaraan PON 2028, tetapi juga membawa tekad besar untuk kembali mengukuhkan diri sebagai juara umum PON," ujar Pramono dalam keterangan kepada media.
Pada tahun 2028, Jakarta akan menjadi penyangga PON NTT & NTB. Sementara pada bulan November 2026 juga akan digelar PON Pantai di Ancol yang mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor) dan 67 nomor pertandingan.
"Kolaborasi untuk membangun Jakarta dibutuhkan semua pihak. Event olahraga menjadi salah satu solusi terbaik dalam menjadikan Jakarta sebagai Kota Global menuju 5 Abad," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani.
"Tidak mungkin bisa jadi juara kalau atlet tidak disupport oleh semua pihak," sambung politisi Partai Gerindra itu.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Dia mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan energi dan memberikan dukungan penuh kepada para atlet.
"Saya mengajak semua pihak untuk bergerak bersama mendukung atlet DKI Jakarta


