KOI Buka Suara soal Cabor Andalan RI yang Dicoret dari SEA Games 2027
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menghormati keputusan Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (Southeast Asian Games Federation/SEAGF) terkait daftar final cabang olahraga (cabor) dan nomor pertandingan SEA Games 2027. Meski demikian, KOI menyoroti sejumlah cabor andalan Indonesia yang tidak masuk dalam program pertandingan.
Sejumlah cabor yang selama ini menjadi andalan Indonesia dalam mendulang medali, seperti panjat tebing, dayung, dan voli pantai, tidak dipertandingkan di SEA Games 2027. Selain itu, nomor beregu putra dan putri bulutangkis juga tidak masuk dalam daftar. Cabor lain yang tidak dipertandingkan antara lain gulat, catur, jujitsu, kickboxing, bola tangan, dan triathlon.
Berdasarkan dokumen resmi yang disetujui dalam rapat Komite Eksekutif SEAGF pada 30 Oktober 2026, SEA Games Malaysia 2027 akan mempertandingkan 473 nomor dari 43 cabang olahraga. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan SEA Games Thailand 2025 yang mempertandingkan sekitar 50 cabang olahraga dengan total 573 nomor pertandingan.
Di tengah kepastian program tersebut, KOI menaruh perhatian terhadap sejumlah cabor dan nomor pertandingan yang selama ini memberikan kontribusi signifikan bagi prestasi Tim Indonesia di tingkat Asia Tenggara.
Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menegaskan Indonesia menghormati mekanisme dan kewenangan SEAGF dalam menetapkan program pertandingan. Namun, ia berharap penyusunan program olahraga dalam pesta olahraga regional tetap memperhatikan prinsip keseimbangan, kesempatan yang setara, serta perkembangan prestasi seluruh negara ASEAN.
"SEA Games merupakan pesta olahraga bersama negara-negara Asia Tenggara. Karena itu, penyusunan cabang olahraga dan nomor pertandingan idealnya mempertimbangkan kepentingan seluruh


