Kisah Eks Liverpool Terinspirasi Rival buat Kaya Raya
Eks Liverpool Ryan Babel punya banyak investasi selepas pensiun. Dia terinspirasi rivalnya dari Arsenal, Mathieu Flamini, yang kaya raya di luar lapangan.
Flamini boleh jadi punya catatan biasa saja sebagai pesepakbola. Mantan penggawa Arsenal dan AC Milan ini justru dikenal karena kesuksesannya di dunia bisnis.
Sejak masih aktif bermain, Flamini sudah membangun perusahaan biokimia terkemuka GF Biochemicals. Bisnisnya menghadirkan alternatif berkelanjutan bagi produk berbasis minyak bumi, serta punya valuasi perusahaan mencapai 30 miliar euro.
Statusnya sebagai CEO GF Biochemicals membuat Flamini sempat disebut-sebut sebagai pesepakbola paling kaya sedunia. Pria Prancis ini bahkan mengalahkan kekayaan nama-nama tenar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Kisah sukses Flamini menjadi inspirasi bagi koleganya Ryan Babel. Mantan penggawa Liverpool dan Timnas Belanda ini mulai membangun kesadaran investasi selepas gantung sepatu pada 2023.
Babel kini memiliki sedikitnya 30 properti di Belanda dan Uni Emirat Arab. Pria berusia 39 tahun ini mendorong para pesepakbola aktif untuk berinvestasi demi bisa menghidupi diri selepas pensiun.
"Saat saya bermain melawan Flamini, pelatih selalu mengatakan dia bukanlah gelandang yang paling berbakat. Namun, etos kerjanya, intensitasnya, selalu di atas rata-rata," kata Babel dalam podcast The Legacy Show by Sport Legacy.
"Dia selalu punya dua passion sejak dulu: sepakbola dan sustainability. Kebanyakan orang hanya fokus pada satu hal, tapi Flamini berpikir strategis sejak awal. Kesuksesannya di sepakbola dia gunakan untuk mendanai solusi isu lingkungan hidup," Babel menuturkan.
Perjalanan Babel dalam membangun kesadaran investasi ditemani Soufyan Daafi, mantan pemain muda Ajax


