Kiper Atletico Tanggapi Kecaman Raphinha: Ini Gila!
Kiper Atletico Madrid Juan Musso merespons sengatan Raphinha terhadap wasit. Raphinha marah-marah usai Barcelona disingkirkan Atletico.
Winger Barcelona itu mengkritik kepemimpinan wasit Clement Turpin pada pertandingan perempatfinal leg kedua Liga Champions, tadi malam (14/4). Barca tampil sebagai pemenang dengan skor 2-1, tapi tetap gagal lolos ke semifinal usai kalah agregat 2-3.
Di laga itu sendiri ada sejumlah insiden. Di antaranya hidung Fermin Lopez terluka saat duel dengan Musso, dan kartu merah Eric Garcia usai mengganjal Alexander Sorloth. Usai pertandingan, Raphinha bahkan menyebut wasit sudah merampok Barca.
"Seolah-olah ada tiga penalti yang tidak diberikan kepada mereka atau empat kartu merah. Anda enggak bisa membicarakan tentang perampokan," ceplos Musso dikutip AS.
"Aku paham apa yang dikatakan Raphinha, aku paham apa yang mungkin akan dikatakan orang lain, aku menghormati pendapat orang lain, tapi mari untuk tidak mulai membicarakan tentang perampokan karena itu tidak membuat situasinya jadi lebih mudah."
"Kami toh menang di atas lapangan, kami mengalahkan mereka 2-0 di laga tandang. Orang terakhir, di dalam sepakbola itu kartu merah, sayang sekali," lanjut Musso.
"Barca itu tim yang sangat kami hormati dan sangat memotivasi kami saat bermain melawan mereka. Mereka itu sebuah tim yang hebat, tapi membicarakan tentang perampokan itu gila. Sungguh gila mencoba menganggap ini sebagai perampokan. Jika mereka meminta penalti atas apa yang terjadi pada Fermin, itu adalah gerakan dariku yang membuat dia terluka, dan aku tidak pernah menginginkannya."
"Aku langsung mendatangi dia untuk melihat kondisi dia. Itu adalah gerakan yang bisa terjadi, dia menanduk bola dan aku menjulurkan kakiku untuk menghalangi bola.


