Kelompok Suporter Muslim MU Desak Jim Ratcliffe Mundur!
Pemilik Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, kembali menyinggung isu imigran. Kelompok suporter muslim Setan Merah langsung mendesaknya mundur.
Ratcliffe kembali menyinggung isu imigran dalam wawancaranya bersama BBC. Pria terkaya nomor 2 di Inggris itu sempat mengeluhkan masalah pajak yang tinggi untuk orang kaya.
"Di Amerika mereka memuji orang-orang yang menciptakan kekayaan. Sayangnya Inggris memiliki sedikit kecemburuan terhadap kekayaan saat ini," katanya.
Lebih lanjut, Ratcliffe kemudian menyinggung isu imigran lagi. Ia menilai hal itu bikin Inggris dalam kemunduran, dan mendesak seseorang harus mengatasinya.
"Kami pernah memiliki kerajaan terbesar di dunia. Kami adalah bangsa yang hebat. Kami memenangkan dua perang dunia. Kami adalah orang-orang yang baik dan jujur. Namun sayangnya, saat ini, menurut saya Inggris sedang mengalami kemunduran. Cukup sulit untuk melihat bagaimana cara menghentikan hal itu," kata Sir Jim Ratcliffe.
"Tidak ada yang cukup sulit untuk menangani masalah imigrasi. Tidak ada yang cukup tangguh untuk mengatasi masalah manfaat. Tapi seseorang perlu melakukannya," ujar Ratcliffe.
Komentar itu datang usai tujuh bulan lalu, Ratcliffe juga mengeluhkan hal serupa. Tak ayal, kelompok suporter muslim MU atau Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC) langsung marah. Dalam pernyataannya, mereka mendesak Ratcliffe mundur dari posisinya di klub.
"Para pemain, staf, petugas, tim keamanan, dan pendukung kami berasal dari berbagai negara, budaya, etnis, agama, dan latar belakang. Manchester United tidak akan menjadi Manchester United tanpa mereka," tulis MUMSC di akun X-nya.
"Secara emosional, Manchester United bukanlah milik dana investasi, pemegang saham, atau miliarder."
"Setelah bertahun-tahun


