Kejurnas Padel 2026 Diikuti 20 Provinsi, Ajang Pencarian Bibit Potensi
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel 2026 resmi dibuka pada Jumat (16/10/2026). Ajang yang diikuti 20 provinsi ini menjadi ajang talent scouting Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI).
Kejurnas berlangsung di kawasan Jakarta Selatan dan resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, serta Ketua PB PI Galih Dimuntur Kartasasmita.
Dalam sambutannya, Marciano mengapresiasi kinerja PB Padel Indonesia di bawah kepemimpinan Galih yang mampu menggelar Kejurnas dengan partisipasi luas.
Ia menilai padel menjadi salah satu cabang olahraga dengan perkembangan paling pesat saat ini. Pesatnya perkembangan dibuktikan dari hasil Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Atlet-atlet putri Indonesia berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu nomor ganda.
"Prestasi tersebut tentu tidak mungkin tercapai tanpa banyaknya kompetisi yang diselenggarakan di Indonesia.Hampir setiap minggu ada kejuaraan padel di berbagai daerah di seluruh Indonesia," kata Marciano.
"Antusiasme masyarakat yang begitu besar juga didukung oleh para pelaku industri olahraga yang menyiapkan berbagai venue. Kita bisa melihat bagaimana padel terus berkembang."
Marciano berharap prestasi ini dapat terus dilanjutkan di tingkat ASEAN maupun single event lainnya.
"Atlet-atlet kita bisa semakin berprestasi dan menunjukkan hasil yang membanggakan bagi bangsa Indonesia," tuturnya.
Sementara itu, Galih mengatakan 20 provinsi yang ikut merupakan saringan dari babak kualifikasi yang telah dilakukan sejak bulan lalu.
"Ekspektasi saya, tentu yang pertama adalah menjadikan ajang ini sebagai pesta padel nasional. Kejuaraan ini juga diharapkan bisa menciptakan atlet-atlet baru," kata Galih.
Menurutnya, ajang ini juga bisa menjadi sarana pemantauan bakat atau scouting PB


