Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Kejurnas Angkat Besi 2026 Selesai, PABSI Beri Kritik Begini

Provinsi Lampung berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi 2026. Namun, ada catatan penting dari PB PABSI.

Kejurnas Angkat Besi ini mempertandingkan 12 kelas, di mana setiap kelas memperebutkan tiga keping medali emas dari kategori snatch, clean and jerk, dan total angkatan.

Pada hari terakhir kejurnas, Minggu (19/4/2026), di GOR Saparua, Kota Bandung, Lampung finis di puncak klasemen perolehan medali dengan enam emas dan tiga perak. Di posisi kedua ada Jambi dengan enam emas, satu perak, dan lima perunggu.

Sementara itu, tuan rumah Jawa Barat harus puas menempati peringkat ketiga dengan total lima emas, 10 perak, dan tujuh perunggu. Posisi lima besar dilengkapi oleh Jawa Timur (4-3-3) dan Aceh (4-1-3).

Meski kompetisi berjalan lancar, ada kritik keras diberikan Sekjen PABSI Djoko Pramono kepada para pengurus provinsi, terkait kualitas atlet yang dikirim.

Menurutnya, Kejurnas kali ini gagal menyuguhkan "darah segar" untuk kebutuhan Pelatnas, terutama menjelang Asian Games yang hanya tinggal beberapa bulan lagi.

"Saya sudah ingatkan daerah, yang diberangkatkan harus atlet the best. Ini Kejurnas, jangan kirim yang tidak siap. Mereka banyak siapkan untuk PON mati-matian, tapi untuk Kejurnas berbeda," ujar Joko dalam rilis kepada detikSport.

Joko menekankan bahwa Kejurnas seharusnya menjadi ajang seleksi utama untuk menjadi pahlawan di kancah internasional. Di ajuga menyentil daerah yang abai terhadap aturan Minimal Angkatan Pertama (MAP) dan batasan usia.

"Saya tidak dapat bibit baru di sini. Padahal atlet di Pelatnas tidak semuanya hebat, ada yang perlu direhabilitasi. Tapi penggantinya tidak ada. Jangan kirim atlet yang baru seminggu latihan atau yang sudah berumur," tegasnya.

Sementara

Read more on sport.detik.com
DMCA