Keajaiban Ekuador: Di Ambang Gugur, Lanjut ke 32 Besar Piala Dunia
Timnas Ekuador nyaris tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kemenangan atas Jerman membawa Moises Caicedo cs melaju ke 32 besar.
Start buruk dibuat Ekuador di Piala Dunia 2026. Tergabung di Grup E, pasukan Sebastian Beccacece harus mengakui keunggulan Pantai Gading 1-0.
Hasil kurang memuaskan kembali didapat Ekuador pada matchday kedua kontra Curacao. Diunggulkan jadi pemenang, La Tri justru ditahan imbang The Blue Waves tanpa gol.
Kondisi itu membuat Ekuador tertahan di posisi ketiga klasemen Grup E dengan 1 poin. Tantangan berat dilalui Ekuador pada matchday pamungkas lantaran bersua tim raksasa Jerman, Jumat (26/6/2026).
Ekuador wajib menang kontra Jerman di New York New Jersey Stadium. Hasil imbang atau kekalahan sama saja dengan tiket pulang.
2 Menit pertandingan berjalan Ekuador sudah kecolongan gol. Leroy Sane sukses membobol gawang Hernan Galindez dan membawa Jerman unggul 1-0.
Ekuador menyamakan kedudukan pada menit kesembilan melalui Nilson Angulo. Skor 1-1 jadi hasil akhir babak pertama.
Keajaiban tercipta pada menit ke-77. Gonzalo Plata mencetak gol kedua Ekuador, memanfaatkan situasi sepak pojok. Skor 2-1 untuk La Tri bertahan hingga pluit panjang berbunyi.
Kemenangan atas Jerman membawa Ekuador finis di urutan ketiga klasemen Grup E dengan 4 poin. Ekuador berhak melaju ke babak berikutnya lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Sebastian Beccacece angkat bicara soal keberhasilan Ekuador ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 45 tahun ini bertekad membawa timnya melaju ke perempatfinal untuk pertama kalinya dalam sejarah.


