Karena Lukaku Tak Kuat Mental
Gol penalti Youri Tielemans memastikan kelolosan Belgia ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Rupanya, Romelu Lukaku yang seharusnya mengeksekusi penalti itu.
Belgia comeback dari ketinggalan dua gol sebelum mengalahkan Senegal 3-2 di laga 32 besar, Kamis (2/7) dinihari WIB. Singa Teranga mengejutkan usai unggul lewat gol-gol Habib Diarra dan Ismaila Sarr sampai lebih dari 80 menit waktu permainan.
Lukaku mengawali kebangkitan Belgia usai mencetak gol balasa di menit ke-86. Hanya tiga menit berselang, Tielemans membobol gawang Senegal yang memaksakan laga seimbang 2-2, sekaligus berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Belgia melengkapi comeback-nya setelah wasit menghadiahkan penalti di pengujung laga. Tielemans maju sebagai eksekutor. Dari titik putih, sepakan kaki kanan Tielemans mengecoh kiper Senegal lalu bersarang di sudut atas gawang.
Romelu Lukaku mengaku dialah yang seharusnya mengambil tendangan 12 pas Belgia tersebut. Namun, Lukaku tak cukup kuat menghadapi tekanannya, sehingga menyerahkan tugas algojo kepada sang kapten.
"Tadinya aku mau menendang, tapi aku masih menjalani masa sulit secara mental dan aku lebih memilih Youri, yang mengambil penaltinya," ungkap penyerang Napoli itu kepada RTBF usai pertandingan.
"Ini bukan tentang aku, ini tentang tim yang harus menang. Ini adalah kemenangan yang kami butuhkan agar lebih menyatukan tim. Ini adalah hal yang terbaik, untuk fans dan untuk diri kami sendiri," lugas Romelu Lukaku.
Bagaimanapun, Belgia berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sebuah kemajuan usai kandas lebih awal di Qatar (fase grup). Selanjutnya, Belgia akan menghadapi tuan rumah Amerika Serikat dalam perebutan tempat di perempatfinal pada 6 Juli.


