Kalah dari Fenerbahce, Liverpool Akui Payah dalam Bertahan
Liverpool dua kali memimpin hanya untuk gigit jari di markas Fenerbahce. Kostas Tsimikas mengakui penampilan timnya kurang sip, khususnya saat bertahan.
Liverpool membuang dua keunggulan dari Trey Nyoni dan Alexander Isak saat tandang ke Fenerbahce, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Gol Mason Greenwood dan Archie Brown merespons dua gol Liverpool itu untuk menyamakan skor.
Fenerbahce lantas membalikkan keadaan melalui Vedat Muriqi pada menit ke-79. Sejak gol itu, Liverpool tak mampu merespons dan harus mengakui kemenangan lawan.
Meski lebih dominan, Liverpool tak bisa menangani situasi set-piece tuan rumah. Tiga gol Fenerbahce masing-masing berawal dari tendangan bebas, korner, dan lemparan ke dalam.
Gol ketiga menggambarkan bagaimana payahnya pasukan Andoni Iraola bertahan. Muriqi menang duel dari tiga pemain Liverpool yang menjaganya.
Yang menarik adalah, Fenerbahce tak pernah membiarkan Liverpool lama memimpin. Dua gol pertama mereka tercipta hanya empat menit setelah gol Liverpool.
"Selamat untuk Fenerbahce, mereka pantas mendapatkan ini. Kami tidak bermain sebagaimana mestinya," ujar Tsimikas kepada UEFA.
"Kami tak bertahan dengan baik setelah kami kebobolan. Setelah tiga atau empat menit dari gol kami, otomatis kami kebobolan lagi."
"Saya rasa kami harus menjaga pemain lebih baik kalau mau menang. Kami tak bermain dengan cukup bagus dan itulah sebabnya kami kalah," imbuh bek asal Yunani ini.
Ini merupakan kekalahan pertama Liverpool setelah tiga kemenangan beruntun di Liga Champions.


