Justin Hubner: Indonesia Terasa Rumah, Darah Makassar Jadi Kekuatan
Bek tangguh Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengaku ikatan emosionalnya dengan Indonesia kian mendalam. Pemain yang kini merumput di Eredivisie bersama Fortuna Sittard ini merasa setiap panggilan tugas negara bukan sekadar urusan profesional, melainkan momen "pulang kampung".
Hubner, yang sempat berkarier di Wolverhampton Wanderers dan mencicipi atmosfer J-League bersama Cerezo Osaka, kini menjadi salah satu pemain yang dipanggil pelatih John Herdmann untuk mengawali lini belakang Skuad Garuda.
Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan di FIFA Series 2026, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 27 Maret dan 30 Maret.
Hubner mengungkapkan bahwa persepsinya terhadap Indonesia telah berubah drastis sejak pertama kali bergabung. Koneksi yang ia rasakan kini jauh lebih personal.
"Sekarang saya merasa punya koneksi yang jauh lebih kuat dengan Indonesia. Setiap kali datang ke sini, rasanya benar-benar seperti pulang ke rumah," ujar Hubner seperti dilansir situs FIFA.
Hubner juga menyoroti dukungan luar biasa dari para suporter Indonesia. Pesepakbola 22 tahun itu memberi apresiasi tinggi terhadap militansi suporter Indonesia yang tetap setia dalam kondisi apa pun.
"Masyarakat Indonesia punya hati yang besar. Mereka akan selalu mendukung kami, apa pun yang terjadi," katanya.
Dukungan masif ini diakuinya menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain setiap kali menginjakkan kaki di rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Hubner juga mengungkapkan bahwa akar keluarganya di Makassar punya peran penting dalam membentuk mentalitas dan gaya mainnya yang lugas tanpa kompromi di atas lapangan.
Darah Indonesia yang ia warisi dari sang ayah memberinya sumber motivasi tersendiri.
"Makassar adalah tempat dengan


