Jorge Martin Sulit Kejar Acosta karena Ban Hancur, Puas Finis Kedua
Jorge Martin mengaku sulit mengejar Pedro Acosta karena ban belakang yang terlampau aus. Martin puas karena finis kedua di MotoGP Austria 2026.
Pebalap Aprilia itu jadi pole sitter pada balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (20/9). Martin tetap menjaga posisi terdepan setelah start, dibuntuti Marco Bezzecchi dan Acosta.
Meski demikian, Acosta hanya butuh sembilan putaran sebelum merebut posisi terdepan dari Jorge Martin. Pebalap KTM ini pelan-pelan menjauh dari Martin dan Bezzecchi, sebelum melintasi garis finis terdepan dengan keunggulan lebih dari sedetik.
Usai balapan, Jorge Martin mengungkapkan, dirinya sudah mentok finis di belakang Acosta. Mantan juara dunia MotoGP ini tidak memungkinkan memberi perlawanan lebih karena kondisi ban yang tidak memungkinkan.
"Aku ingin mengucapkan selamat kepada Pedro. Dia berjuang sangat keras dalam beberapa tahun terakhir untuk mendapatkan kemenangan ini, dan rasanya pasti menakjubkan buat dia. Jadi, aku sangat gembira untuk dia," sahut Martinator menyusul kemenangan perdana Acosta.
"Untuk diriku sendiri, kurasa aku sudah menjalani balapan yang bagus. Aku berupaya mengatur bahan bakar, kemudian Pedro menyalip, tapi kurasa semuanya dalam kendali. Namun, selangkah demi selangkah dia menjauh. Aku berusaha mengejar sedikit lagi, tapi ban belakangku benar-benar hancur," lanjut dia dilansir TNT Sports.
"Aku sudah melakukan yang terbaik. Mungkin kami bisa saja meningkat di beberapa aspek yang berbeda, tapi ya, kami menjalani akhir pekan yang hebat. Inilah yang harus kami lakukan di setiap akhir pekan di sisa musim ini," lugas Jorge Martin.
Finis kedua di MotoGP Austria 2026 mengembalikan Martin ke singgasana klasemen. Rider Spanyol itu mengoleksi 306 poin, mengungguli rival terdekatnya


