Jawaban Erick Thohir saat Ditanya soal Piala Indonesia
Ada kabar PSSI dan I.League akan kembali menggulirkan kejuaraan pendamping kompetisi utama. Ketum PSSI Erick Thohir menyerahkan I.League untuk menjawab hal ini.
Kompetisi pendamping ini disinyalir Piala Indonesia yang sudah lama absen tidak digelar. Selama ini PSSI dan I.League kerap ditagih untuk menggelar turnamen pendamping buat para peserta kompetisi berbagai tingkatan.
Piala Indonesia terakhir kali digelar pada 2018, yang pada akhirnya molor sampai 2019. Sejak saat itu, Piala Indonesia tidak pernah digelar lagi sehingga klub tidak punya satu wadah kompetisi domestik.
"Nanti biar liga (I.League) yang mengumumkan. Dan tentu PSSI sendiri sedang menghitung kalau nanti ada tambahan turnamen," kata Ketum PSSI Erick Thohir kepada wartawan di GBK Arena, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
"Dari liga (I.League) sendiri kemarin kalau ada tambahan turnamen, mungkin total pertandingan klub bisa naik ke 40 lebih, 43 atau berapa, nanti silakan tanya liga (I.League)," ujarnya menambahkan.
Kehadiran turnamen domestik bisa menjadi wadah para pemain muda untuk unjuk gigi. Biasanya klub dari kompetisi level top akan menurunkan pemain muda di babak-babak awal.
Selain berdampak positif buat pemain muda, klub juga mendapat opsi pertandingan domestik yang lebih banyak. Di liga lain, juara turnamen pendamping kompetisi juga mendapatkan tiket kompetisi internasional level kontinental.
"PSSI sendiri ingin terus menambah jumlah pertandingan untuk mendapatkan angka yang rata-rata seperti negara-negara Asia Tenggara atau Asia," tutur Erick Thohir.
"Jangan berpikir seperti Brasil ya. Ya tapi ini kami harus meningkatkan jumlah pertandingan sepakbola kita," ucapnya.


