Infantino soal Penangguhan Sanksi Balogun: Sesuai Aturan FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara juga soal kontroversi penangguhan kartu merah striker Amerika Serikat Folarin Balogun. Menurut Infantino, segalanya sudah dilakukan sesuai prosedur.
Kontroversi mencuat jelang duel AS vs Belgia pada Babak 16 besar Piala Dunia 2026. Balogun, yang mendapat kartu merah pada laga sebelumnya, diizinkan tampil dalam laga ini.
FIFA menangguhkan hukuman Balogun berdasarkan Kode Disiplin FIFA pasal 27. Sanksi buat pemain berusia 25 tahun itu ditangguhkan untuk masa percobaan selama setahun.
FIFA menganulir hukuman itu diduga karena adanya intervensi Presiden AS Donald Trump. Wajar jika kritik deras mengarah ke FIFA karena dianggap takut dengan ancaman dari Trump.
Terkait kritik yang ada, Infantino mengakui kalau Trump meneleponnya terkait kartu merah Balogun. Tapi, Infantino memastikan kalau tidak ada intervensi dari Trump.
Kalaupun Balogun akhirnya diizinkan bermain, itu sudah sesuai aturan FIFA. Informasi terbaru menyebut banding Belgia atas pencabutan sanksi Balogun ditolak FIFA, sehingga si pemain bisa diturunkan Selasa (7/6) pagi WIB ini.
"Saya telah melihat komentar publik terkait keputusan Komite Disiplin independen FIFA mengenai skorsing Folarin Balogun, dan saya ingin menegaskan kembali prinsip fundamental dari tata kelola FIFA," ujar Infantino.
"Badan-badan peradilan FIFA berstatus independen. Mereka beroperasi secara otonom, menerapkan Kode Disiplin FIFA, dan memutuskan kasus berdasarkan peraturan yang berlaku serta fakta-fakta khusus yang ada di hadapan mereka. Independensi mereka sangat penting bagi kredibilitas dan integritas sepakbola, dan hal ini harus selalu dihormati.
"Memang betul, saya rutin berdiskusi mengenai hal-hal terkait Piala Dunia FIFA dengan Presiden


