Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Indonesia Vs Singapura: Garuda Diminta Lebih Variatif, Jangan Terlalu Kaku

Timnas Indonesia diminta tampil lebih variatif saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Pengamat sepakbola Alief Syachviar menilai skuad Garuda terlalu mudah dibaca ketika kalah dari Vietnam.

Indonesia akan bertandang ke Stadion Jalan Besar untuk menghadapi Singapura, Jumat (7/8/2026). Kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan John Herdman jika ingin lolos ke semifinal.

Alief menilai Indonesia harus belajar dari kekalahan 0-3 atas Vietnam. Menurutnya, permainan Garuda terlalu bergantung pada umpan-umpan langsung ke Mitchell Baker sehingga mudah diantisipasi lawan.

"Kalau saya melihat, pertama, John Herdman ini memainkan 3-4-3. Tetapi 3-4-3-nya ini kurang variasi. Dan kalau pada saat menyerang misalnya, itu bola lebih banyak direct dan lebih banyak crossing kepada Mitchell Baker," kata Alief saat dihubungi detikSport.

"Begitu saja diulang-ulang terus, hampir sepanjang pertandingan. Walaupun kita menguasai permainan ya. Tetapi setelah di tengah, di garis tengah, sebagian besar bola langsung diangkat. Jadi tidak ada permainan kombinasi," ujarnya menambahkan.

Menurut Alief, persoalan Indonesia bukan hanya di lini depan, tetapi juga pada kreativitas lini tengah. Saat menghadapi Vietnam, John Herdman memasang Marc Klok dan Ivar Jenner sebagai motor permainan. Namun, Alief menilai keduanya bukan tipe gelandang yang gemar membawa bola menembus pertahanan lawan.

Akibatnya, Indonesia lebih sering mengandalkan bola-bola panjang dibanding membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek.

"Tidak ada permainan dua sentuhan. Dan kita terlalu fokus pada Mitchell Baker, second line-nya harus masuk. Atau mungkin kita jadikan Baker sebagai striker tembok misalnya," ucap Alief.

Ia pun mencontohkan bagaimana

Read more on sport.detik.com
DMCA