Impian Jorge Martin: Juara Dunia dengan 3 Tunggangan yang Berbeda
Jorge Martin sedang memperjuangkan titel juara dunia keduanya. Martin punya mimpi jadi juara dunia dengan tiga pabrikan yang berbeda. Mungkinkah?
Pebalap Spanyol itu memenangi gelar pertamanya bersama Pramac pada 2024. Menunggangi motor Ducati, Jorge Martin mengalahkan rider pabrikan Francesco Bagnaia dengan keunggulan 10 poin di klasemen akhir.
Taji Jorge Martin kembali di musim MotoGP 2026, kali ini di atas Aprilia RS-GP16. Martin memimpin klasemen sementara dengan raihan 333 poin, dibayangi jagoan Ducati Marc Marquez (331).
Dalam sejarah balap motor kelas premier, belum ada pebalap yang mampu memenangi gelar juara dunia dengan tiga motor yang berbeda. Adapun enam pebalap yang juara dunia dengan dua pabrikan yang berbeda adalah Geoff Duke (Norton, Gilera), Giacomo Agostini (MV Augusta, Yamaha), Eddie Lawson (Yamaha, Honda), Valentino Rossi (Honda, Yamaha), Casey Stoner (Ducati, Honda), dan Marc Marquez (Honda, Ducati).
"Itu sudah jelas adalah sebuah mimpi. Itu akan mengukir sejarah," sebut Martinator dalam wawancaranya dengan AS. "Ya, aku percaya memenangi titel-titel juara dunia; kalau tidak aku tidak akan berada di sini."
"Aku enggak tahu apakah aku akan mencapainya atau tidak. Ini sesuatu yang mustahil bisa diprediksi. Aku enggak tahu," lanjut dia.
"Di hari aku pensiun, aku akan melihat apa yang sudah kucapai, tapi apa yang bisa kujanjikan adalah pekerjaanku dan komitmenku di olahraga ini, untuk memberikan segalanya. Dan kita akan melihat seberapa jauh aku bisa melangkah," Jorge Martin menambahkan.


