IBL Gelar Turnamen Pramusim, Wadahnya Pebasket Lokal
Indonesia Basketball League (IBL) menggelar turnamen basket sebelum kompetisi dimulai. Ajang ini menjadi wadahnya para pebasket lokal.
Boleh dibilang tidak semua pemain memiliki kesempatan sama menjadi pilihan utama di ajang IBL, terutama para pemain lokal. Maka dari itu, Turnamen All Indonesian 2026 menjadi momentum bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dalam situasi pertandingan yang kompetitif.
Ajang itu digelar di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor, mulai 24 Oktober hingga 1 November. Mengusung tema "Our Game, Our Turn", turnamen ini menghadirkan kesempatan bagi pemain Indonesia untuk menjadi aktor utama dalam persaingan antarklub IBL
Eks pebasket nasional Rizky Effendy mengatakan adanya turnamen ini diharapkan mampu mendorong persaingan yang lebih kompetitif sekaligus memberikan ruang bagi pemain untuk menunjukkan kapasitas terbaiknya.
Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi klub untuk melihat kesiapan para pemain lokal, terutama dalam menghadapi kompetisi IBL musim berikutnya.
Sementara itu, mantan pebasket nasional Dimas Mahendra memiliki ketertarikan tersendiri terhadap penyelenggaraan All Indonesian tahun ini. Sebagai mantan pemain, dia justru menantikan siapa saja pemain yang mampu tampil mengejutkan dan mencuri perhatian.
"Saya justru penasaran siapa pemain lokal yang akan muncul dan bersinar di All Indonesian tahun ini. Karena ketika kesempatan diberikan, kita bisa melihat siapa yang benar-benar siap mengambil tanggung jawab dan menjadi pemain penting bagi timnya," ujar Dimas dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).
Pemain yang akrab disapa Mboot ini menilai pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan sorotan justru berpotensi menjadi kejutan.
"Biasanya ada pemain yang perannya tidak terlalu


