Hasil Jerman dan Belanda Jadi Pengingat buat Inggris
Manajer Inggris Thomas Tuchel menilai tersingkirnya Jerman dan Belanda dari Piala Dunia 2026 bisa berefek positif untuk timnya. Tuchel memastikan Inggris tidak akan kelewat percaya diri menghadapi RD Kongo.
Jerman disingkirkan Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026 lewat adu penalti. Belanda juga bernasib sama saat melawan Maroko.
Inggris baru akan bertanding di babak 32 besar melawan RD Kongo pada Rabu (1/7/2026) malam WIB di Mercedez-Benz Stadium, Atalanta. Di atas kertas, The Three Lions lebih diunggulkan ketimbang RD Kongo yang baru pertama kali masuk ke fase knockout Piala Dunia.
Hasil yang didapat Jerman dan Belanda dinilai Tuchel tak terlalu mengejutkan terjadi di fase knockout turnamen besar. Bagaimanapun ia mengingatkan bahwa tidak ada lawan yang mudah di Piala Dunia.
"Saya kira itu sedikit banyak menenangkan kami. Marginnya sangat kecil," ujar Tuchel seperti dilansir ESPN.
"Pertandingan sepakbola yang ketat dan itu membantu kami agar tidak kelewat berharap dan menempatkannya dalam kerangka yang tepat, apa yang telah terjadi di Piala Dunia ini."
"Tim-tim dilatih dengan baik, bertahan di level tertinggi, tim-tim bersiap dengan baik dan sulit bagi tim manapun untuk membongkar lawan, khususnya ketika Anda datang sebagai unggulan dan menghadapi tim yang tanpa beban."
"Bagi saya, itu membantu kami untuk menenangkan pikiran kami, menerima situasi dan memaksimalkannya," katanya.


