Hal yang Bikin Radja Nainggolan Takjub Selama Tinggal di Indonesia
Radja Nainggolan punya pengalaman tinggal di Indonesia. Pemain berusia 38 tahun itu mengaku takjub dengan kebersamaan orang-orang di Indonesia.
Nainggolan pernah bermain untuk Bhayangkara FC pada 2023. Hal itu membuatnya tinggal di Jakarta selama beberapa bulan.
Dalam wawancaranya bersama Het Nieuwsblad, Nainggolan bercerita bagaimana ia takjub dengan interaksi orang-orang di Indonesia. Ia kagum tak melihat ada gesekan strata sosial.
"Keramahan orang-orang di sana luar biasa. Cara orang miskin dan kaya berinteraksi satu sama lain. Siang hari, semua orang duduk di dekat gedung-gedung apartemen tinggi itu dengan mengenakan kemeja dan dasi. Di sampingnya, Anda juga bisa melihat orang-orang mendorong gerobak makanan dan menjualnya," katanya.
"Namun, semua orang akan duduk bersama di sana. Saya orang yang santai dalam hal itu dan juga sempat mampir ke gerobak-gerobak itu untuk makan. Itu tidak seperti di sini: jika Anda miskin, mereka akan menyingkirkan Anda. Hanya orang kaya yang boleh duduk bersama orang-orang terhormat di sini," kata Radja Nainggolan, yang kini bermain di Belgia.
Tinggal di Indonesia, yang mayoritas muslim, juga memberi pengalaman tersendiri bagi Nainggolan. Ia mengaku ikut sahur saat Ramadan dan terkesan dengan hal itu.
"Saya tinggal di lantai 28. Kalau saya mau berkomunikasi dengan teman-teman di Belgia, ya lewat PlayStation. Di sini sudah jam sepuluh malam, sedangkan di sana baru jam lima pagi," ungkapnya.
"Tiba-tiba saja azan subuh berkumandang. Tanpa bercanda, lima puluh masjid bersuara bersamaan, di setiap sudut ada satu. Hal itu kadang-kadang membuat saya sulit tidur. (tertawa) Tapi selama Ramadan, saya ikut bangun pagi untuk makan. Seru," kenang Radja Nainggolan.


