Guardiola Tinggalkan Man City, Evra: Fans MU Jangan Senang Dulu
Legenda Premier League Patrice Evra sedih karena Pep Guardiola meninggalkan Manchester City. Evra turut mengirim peringatan kepada fans Manchester United.
Guardiola hengkang setelah menghabiskan 10 tahun yang sangat sukses bersama Man City. Manajer Spanyol itu mempersembahkan total 20 trofi juara, menjadikan the Citizens kompetitif di domestik dan Eropa, serta mencapai puncak kejayaan klub saat merengkuh treble.
Kepergian Pep Guardiola jelas jadi angin segar bagi rival-rival Man City di antaranya MU. Sejak Guardiola menangani Man City pada 2016, Setan Merah kian sulit juara Premier League dan cuma "kebagian" tiga trofi domestik saja; dua Carabao Cup, sekali Piala FA.
Meski demikian, Evra mengatakan fans MU jangan senang dulu karena Guardiola angkat kaki. Menurut dia, Manchester City belum tentu akan menurun mengingat fondasi klub yang kuat.
"Saya sedih. Saya sedih karena dia itu manajer. Saya sangat menghormati atas apa yang sudah dia berikan. Tidak, saya akan memberikan perpisahan kepada dia," cetus mantan bek top Manchester United itu dilansir Tribuna.
"Kenapa saya harus merasa senang? Karena struktur klubnya lebih tangguh daripada pemain manapun dan manajer manapun. Jadi kalian tak usah merayakannya. Yang pertama, jangan merayakannya terlalu cepat. Terus terang saya tidak melihat Man City akan jatuh," Patrice Evra menambahkan.
Manchester City kini berburu manajer baru untuk menggantikan Pep Guardiola. Mantan manajer Leicester City dan Chelsea, Enzo Maresca, disebut-sebut jadi kandidat terkuat.


