Guardiola Selebrasi Gila di Final Carabao Cup Bukan Tak Hormati Arsenal
Pep Guardiola merayakan gol Manchester City dengan heboh di tengah final Carabao Cup. Guardiola dituding tidak menghormati Arsenal.
Guardiola memimpin Man City merengkuh trofi Carabao Cup setelah mengalahkan the Gunners 2-0, Minggu (22/3). Pemain muda Nico O'Reilly secara mengejutkan jadi pahlawan the Citizens setelah mencetak dua gol dalam empat menit di babak kedua.
Guardiola tak kuasa menahan diri untuk merayakan gol Man City. Sebuah potongan rekaman pertandingan memperlihatkan Guardiola berteriak, berlari di area tekniknya, lalu menendang papan iklan elektronik di tepi lapangan.
Sementara itu Pep Guardiola sedang diskors dua pertandingan domestik, yang tidak diterapkan di final Carabao Cup. Guardiola sudah absen saat Man City ditahan West Ham 1-1 di Premier League, akhir pekan lalu usai mengoleksi enam kartu kuning.
Menyoal selebrasi heboh melawan Arsenal di final Carabao Cup, Guardiola menegaskan bahwa dia sekadar meluapkan kegembiraan bukannya meledek lawan.
"Saya mau mendapatkan kartu kuning lain dan karena itulah saya melakukannya. Itulah tujuannya," canda mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu di Standard.
"Dengar, ya apakah saya tidak bisa merayakan di momen melawan sebuah tim seperti Arsenal, dan cara mereka bermain... Emosi saya terkait dengan cara kami bermain. Saya bereaksi ketika situasinya baik-baik saja, kami mencetak gol, dan emosi keluar. Saya kan bukan AI, saya manusia biasa, dan saya ingin merayakannya," lanjut dia.
"Itu bukanlah menunjukkan sikap tidak hormat kepada Arsenal atau fans-nya, saya hanya merayakannya dengan orang-orang saya. Dan ketika saya merasakannya, saya memperlihatkannya," lugas Pep Guardiola.
Pep Guardiola celebration vs Arsenal pic.twitter.com/zqyBdu5LRA


