Gagal Dapat Penalti Lawan Atletico, Barcelona Komplain ke UEFA
Barcelona mengajukan komplain ke UEFA usai kalah dari Atletico Madrid di Liga Champions. Blaugrana protes soal potensi penalti yang tak dicek VAR.
Dalam pernyataannya pada Jumat (10/4/2026) dini hari WIB, Barcelona melayangkan protes soal kinerja wasit Istvan Kovacs dan penggunaan VAR. Blaugrana langsung merujuk soal penalti yang tak diberikan, usai bek Atletico Marc Pubill melakukan handball di awal babak kedua.
"FC Barcelona mengumumkan bahwa bagian legal klub telah mengajukan keluhan kepada UEFA hari ini terkait insiden yang terjadi pada leg pertama perempatfinal Liga Champions UEFA melawan Atlético Madrid. Klub berpendapat bahwa keputusan wasit tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, yang secara langsung memengaruhi jalannya pertandingan dan hasilnya," tulis Barcelona.
"Keluhan ini berpusat pada sebuah tindakan spesifik. Pada menit ke-54 pertandingan, setelah permainan dilanjutkan, pemain lawan mengambil bola di area sendiri tanpa dikenakan hukuman penalti yang sesuai. FC Barcelona menilai keputusan ini, juga dengan kurangnya intervensi yang serius dari VAR, adalah kesalahan besar. Oleh karena itu, Klub sudah meminta agar penyelidikan dibuka, akses ke komunikasi wasit, dan jika diperlukan, pengakuan resmi kesalahan-kesalahan tersebut serta penerapan langkah-langkah yang relevan."
"Dalam konteks yang sama, FC Barcelona menilai ini bukan kali pertama dalam pertandingan UEFA Liga Champions ada keputusan wasit yang tak dapat dimengerti telah merugikan tim, menciptakan standar ganda yang jelas, dan menghalangi persaingan yang adil dengan klub-klub lain," sembur Barcelona.
Insiden itu terjadi saat Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempatfinal Liga Champions. Bermain di Camp Nou, Kamis (9/4)


