Gacor di Awal Musim, Aprilia Tepis Label Favorit Juara MotoGP 2026
Aprilia sukses unjuk kemampuan di dua seri pertama MotoGP 2026. CEO Aprilia Massimo Rivola tetap membumi, belum mau timnya disebut favorit juara musim ini.
Pebalap Aprilia Marco Bezzecchi baru saja memenangi grand prix MotoGP Brasil, Senin (23/3) dinihari WIB. Bezzecchi juara balapan utama back to back setelah berjaya di Buriram, atau empat balapan berturut-turut menyusul kemenangan di Portugal dan Valencia tahun lalu.
Akhir pekan ini semakin manis bagi pabrikan dari Noale itu karena rider lainnya, Jorge Martin, finis podium di balapan pendek maupun panjang.
Alhasil, Aprilia kini mendominasi klasemen MotoGP 2026 sementara dengan menempatkan pebalap-pebalapnya di dua posisi teratas. Bezzecchi memimpin kejuaraan dengan perolehan 56 poin, diikuti Jorge Martin (45 poin). Mereka unggul jauh di atas juara bertahan Marc Marquez (34 poin) di urutan lima.
Massimo Rivola menegaskan, melabeli Aprilia sebagai unggulan masih terlalu dini. Apalagi kejuaraan MotoGP 2026 masih sangat panjang.
"Saya kira peran kami masih sama: dua balapan di akhir pekan tidak mengubah status Aprilia," cetus Rivola di GPOne. "Hasil-hasil ini sudah pasti mengubah klasemen, tapi kan masih ada 40 balapan tersisa dan semuanya sudah pasti bisa berubah."
"Pekerjaan kami adalah tetap fokus setiap hari, dan saya yakin jika kami melakukannya, di akhir musim nanti Anda akan bisa datang untuk mengatakan kepada saya bahwa sekarang kami punya peluang bagus, dan saya akan bilang itu benar."
"Namun, yang pertama saya ingin bisa bersaing dulu. Jadi, mari tetap kalem, tetap membumi, dan tetap rendah hati," sambung Rivola.
"Kemudian kami akan pergi ke Jerez, di mana semua orang punya begitu banyak data, dan setelah dua balapan itu, mungkin, kami akan bisa mendapatkan ide


