FIFA: Sepakbola Tidak Dijual!
FIFA luruskan soal wacana penjualan saham Piala Dunia. FIFA tegaskan sepakbola tidak dijual!
Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham Piala Dunia. FIFA akan dirikan perusahaan baru yang akan dinamai FIFA Forward Enterprise (FFE) sebagai wadahnya.
Para investor swasta juga bisa ikutan, yang dikawal oleh FIFA dan perusahaan AS, Thrive Eternal sebagai pemimpin kelompok investor. Ke depannya, negara anggota FIFA bisa beli saham minoritas dan dapat pemasukan tambahan dari pendanaan FIFA.
Pemberitaan tersebut mulanya diberitakan The Times. Kemudian media-media internasional seperti BBC sampai Sky Sports ikut mengulasnya.
FFE dinilai bisa jadi polemik karena terus mengkomersialkan sepakbola. Nantinya, FFE bakal lebih buka pintu lebar-lebar kepada negara anggota dan investor swasta terkait hak siar sampai penjualan tiket.
FIFA sudah berikan klarifikasi, meski tidak menyinggung soal kabar penjualan saham Piala Dunia. Penjualan saham Piala Dunia itu yang sudah membuat asosiasi dari berbagai benua meradang, seperti UEFA yang siap memboikot ajangnya!
Dalam keterangan FIFA, induk sepakbola dunia itu menjelaskan kalau penetapan FFE harus dari persetujuan voting dari 211 negara anggota.
Mereka butuh 50 persen suara alias 106 negara anggota yang setuju, agar wacana tersebut terwujud. Akan tetapi, sudah 96 anggota yang menolak. Itu adalah dari UEFA dan CONMEBOL.
Keputusannya adalah pada 19 September nanti. Akankah FFE jadi dibuat atau tidak.
Dalam keterangan FIFA, mereka menekankan sepakbola tidak dijual. Nilai komersil yang didapat nantinya juga bakal kembali ke tiap negara anggota. Angkanya 40 juta USD untuk program FIFA Forward.
"FFE diusulkan semata-mata untuk memastikan bahwa semua Asosiasi Anggota FIFA (MA) memiliki


