FIFA Jadi Jual Saham Piala Dunia? Keputusannya September Nanti
Wacana FIFA mau jual saham Piala Dunia terus jadi polemik. FIFA akan berikan keputusan pada 19 September nanti, setelah voting dari 211 negara anggota.
Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham Piala Dunia. FIFA akan dirikan perusahaan baru yang akan dinamai FIFAForward Enterprise (FFE) sebagai wadahnya.
Para investor swasta juga bisa ikutan, yang dikawal oleh FIFA dan perusahaan AS, Thrive Eternal sebagai pemimpin kelompok investor. Ke depannya, negara anggota FIFA bisa beli saham minoritas dan dapat dana tambahan dari pendanaan FIFA.
Dilaporkan BBC, FIFA sudah melakukan voting kepada 211 negara anggota. Mereka butuh 50 persen suara alias 106 negara anggota yang setuju, agar wacana tersebut terwujud.
Akan tetapi, sudah 96 anggota yang menolak. Itu adalah dari UEFA dan CONMEBOL.
Diyakini, penolakan dari negara anggota akan terus bertambah. Artinya, bisa saja wacana FIFA tersebut batal andai ada tambahan 11 suara yang menolak!
FIFA punya tenggat waktu sampai 19 September. Dari keterangan resmi, FIFA menyebut kalau keputusan akhir diambil dari hasil voting.
"Tanpa dukungan mayoritas anggota, FFE tidak akan didirikan. Komponen-komponen yang ada mewakili titik awal proses konsultasi dan terbuka untuk diskusi sebagai bagian dari proses tersebut. Ini dapat mencakup persetujuan, penolakan, atau amandemen secara keseluruhan atau individual," tulis FIFA.


