Dulu Mau Berhenti Main Bola, Marc Pubill Kini Malah ke Piala Dunia 2026
Marc Pubill masuk dalam skuad Spanyol di Piala Dunia 2026. Enam tahun lalu, Pubill sempat ingin berhenti bermain sepakbola.
"Dia mengalami masa yang sangat sulit dan ingin berhenti bermain sepakbola," kenang ayah Pubill, Ignasi, dalam obrolan dengan MARCA.
Pubill mengalami kejenuhan dalam bermain sepakbola di usia 16 tahun. Dia tidak bisa melulu tampil penuh percaya diri di lapangan dan menjadi inkonsisten.
Pria yang kini sudah berusia 22 tahun itu memulai bermain di tim muda Manresa dan Espanyol. Pubill kemudian menjalani periode keduanya di Manresa pada 2017-2020 dan pada tahap inilah menemui kejenuhan.
Ignasi menjelaskan bahwa ada momen yang tak terduga saat anaknya tampil di tim muda B Manresa. Pemandu bakat Levante melihat Pubill, padahal semula tujuannya untuk memantau pemain lain.
"Saat itu, saya mengatakan kepadanya bahwa saya melihat sesuatu yang istimewa dalam dirinya dan bahwa, ketika dia mulai menikmati permainan lagi, dia bisa menjadi salah satu bek sayap terbaik di dunia," Ignasi menjelaskan.
Levante menjadi titik balik dan Pubill berkembang pesat. Dia kemudian pindah ke Almeria, dan kini bermain untuk Atletico Madrid.
Pubill sudah mengemas 36 laga pada musim pertamanya di Atletico. Peran Pubill juga diubah menjadi bek tengah oleh pelatih Diego Simeone.
"Saya akan selalu berterima kasih kepada Simeone; dia telah mengubah hidup saya. Dia menempatkan saya pada posisi yang tidak saya duga dan mengajari dengan sangat cepat," kata Pubill di kamp pelatihan Timnas Spanyol.
"Kami bahkan mengikuti les privat, dan dia dengan cepat memberi saya dasar-dasar untuk menjadi bek tengah yang baik," Pubill membeberkan.
Pubill sudah punya medali emas Olimpiade 2024 bersama Spanyol. Dia kini berkesempatan untuk menambah


