Ducati: Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
Rider Ducati, Marc Marquez, dijatuhi hukuman penalti pada sesi Sprint Race MotoGP Thailand 2026. Pabrikan asal Italia tersebut menilai hukuman bagi pebalap berjuluk The Baby Alien itu sangat tidak adil.
Pebalap KTM, Pedro Acosta, keluar sebagai pemenang balapan di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026). Dalam 13 lap Sprint Race tersebut, pebalap berusia 21 tahun itu menjadi yang pertama menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 menit 39,155 detik.
Acosta harus melalui pertarungan sengit dengan Marc Marquez sebelum akhirnya mengamankan posisi terdepan. Pada lap terakhir, Acosta sempat sukses menyalip Marquez sebelum sang juara dunia delapan kali itu mencoba membalas.
Insiden terjadi pada salah satu tikungan di sektor terakhir. Marc Marquez mencoba menyalip Acosta dari sisi dalam, namun kemudian terjadi persinggungan antarkeduanya. Steward memutuskan bahwa Marquez bersalah dan memberikan hukuman penalti, yang pada akhirnya memuluskan langkah Acosta untuk menjadi juara.
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memberikan komentar pedas mengenai insiden dan hukuman tersebut. Pebalap berusia 32 tahun itu dinilai menjadi korban dari keputusan yang keliru.
"Marc tidak menyentuh Pedro, ia juga tidak keluar dari lintasan. Menurut saya, hal ini tidak adil. Saya yakin Acosta pun akan melakukan hal yang sama," ujar Tardozzi sebagaimana dilansir oleh As.
MotoGP Thailand 2026 masih akan menyajikan balapan utama. Race dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/3/2026) siang WIB.


