Direktur Bayern: Arbeloa Cuma Alasan Sebut Wasit Rusak Laga
Direktur Olahraga Bayern Munich,Max Eberl, membantah anggapan pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, wasit merusak laga. Ia menilai wasit sudah mengambil keputusan yang tepat.
Bayern Munich ampu meraih kemenangan 4-3 atas Real Madrid pada leg kedua perempatfinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026). Die Roten sempat tertinggal 2-3 saat babak pertama tuntas.
Tiga gol tim tamu di separuh pertama laga lahir lewat brace Arda Guler dan Kylian Mbappe. Bayern hanya bisa membalas Alesander Pavlovic dan Harry Kane.
Kondisi berbalik usai Madrid harus kehilangan Eduardo Camavinga yang mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-86. Bayern bangkit setelahnya dengan bikin dua gol lewat Luis Diaz dan Michael Olise di menit akhir laga.
Bayern melaju ke semifinal usai unggul agregat 6-4 atas Madrid. Mereka juga menang 2-1 di leg pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu.
Kartu merah Camavinga dianggap kontroversial oleh pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa. Ia menilai wasit Slavko Vincic mengeluarkan kartu merah karena diingatkan pemain Bayern
Kartu merah Camavinga Insiden ini berawal dari pelanggaran Camavinga terhadap Harry Kane. Gelandang asal Prancis itu kemudian terlihat mencoba menahan bola dan wasit langsung memberi kartu kuning. Wasit tak langsung memberi kartu merah hingga diingatkan oleh para pemain Bayern bahwa Camavinga sudah mendapat kartu kuning sebelumnya.
"Saya kira dia mendapat kartu justru karena itu, karena pemain-pemain Bayern harus mengingatkannya kalau itu adalah kartu (kuning) kedua," ujar Arbeloa seperti dilansir Football Espana.
Direktur Olahraga Bayern, Max Eberl, menyanggah anggapan dari Arbeloa. Ia menilai Camavinga memang layak mendapat kartu kuning akibat mengeluar waktu.
"Jika ia tidak berniat


