Dilema Declan Rice
Arsenal akan menghadapi laga penting kontra West Ham United akhir pekan ini. Declan Rice dihadapkan dengan dilema besar, kenapa?
The Gunners masih memuncaki klasemen Liga Inggris dengan 76 poin dari 35 laga, unggul lima angka dari City di posisi kedua. Meski City masih menyimpan satu laga, Arsenal yang kini memegang kendali karena mereka cuma butuh menyapu bersih tiga laga untuk mengunci gelar juara liga.
Melihat calon lawan, Arsenal lebih diunggulkan karena cuma menghadapi West Ham, Burnley, dan Crystal Palace. Burnley sudah degradasi, sementara Palace lebih fokus ke Conference League.
Laga terberat boleh dibilang cuma West Ham yang akan ditemui di London Olympic Stadium, Minggu (10/5) besok. Sebab The Hammers lagi berjuang menghindari degradasi dan butuh kemenangan untuk memperpanjang nafas.
West Ham ada di posisi ke-18 dengan 37 poin, selisih satu angka dari Tottenham Hotspur di zona aman. Laga yang bikin Rice dilema karena kemenangan Arsenal bisa makin mendekatkan klub lamanya itu ke jurang degradasi.
"Mereka adalah klub yang memberikan saya segalanya. Tanpa West Ham, saya tidak ada dan saya percaya itu. Mereka memberikan saya kesempatan ketika Chelsea tidak memberikan itu dan ada banyak orang di sana yang menyemangati saya," ujar Rice kepada ESPN.
"Moyes, Bilic, Pellegrini yang menunjuk saya sebagai kapten. Ada banyak hal bagus soal klub itu. Posisi mereka memang tidak menyenangkan. Tapi itulah sepakbola dan saya punya tugas yang harus dituntaskan hari Minggu," sambungnya.
"Kami ingin menjuarai Premier League dan itu tugas kami di akhir musim, so kami ingin menyapu bersih laga sisa dan saya yakin mereka juga ingin menang. Ya, semoga tim terbaik yang menang."
Rice pindah ke akademi West Ham setelah gagal di Chelsea


